Translate

Senin, 22 Januari 2018

Komik Digital

Mengapa Komik Digital?
Definisi komik sendiri adalah bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar yang tidak bergerak dan disusun sedemikian rupa sehingga membuat suatu alur cerita. Biasanya komik diproduksi dalam bentuk cetak seperti koran, majalah, atau berbentuk buku tersendiri. Sedangkan definisi digital sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesi  adalah berhubungan dengan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu; berhubungan dengan penomoran.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa komik digital adalah komik yang dibuat tidak menggunakan printed material, yaitu dengan menggunakan angka-angka untuk sistem perhitungan tertentu. Dalam hal ini biasanya dilakukan oleh si mesin pintar komputer, gadget, smartphone dan sejenisnya.
Peminat komik sendiri di Indonesia masih sangatlah banyak. Bisa kita lihat di televisi atau pun di media lainnya. Komik buatan negeri sakura Jepang memiliki pangsa pasar tersendiri di tanah air.
Selain itu, cepatnya perkembangan Teknologi dan Informasi di Indonesia juga merupakan potensi yang luar biasa untuk mengembangkan komik digital. Sebuah survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia ditahun 2012 mencapai 63 juta orang atau 24,23 persen dari total populasi penduduk Indonesia. Dan pada tahun 2015 ini angka tersebut diperkirakan naik menjadi 139 juta orang atau setara dengan 50 persen populasi penduduk Indonesia (Kompas.Com Desember 2012)
Ramah Lingkungan, Hemat Biaya, dan Fleksibel

Wikipedia mengatakan bahwa, “Penelitian Greenpeace mencatat tingkat kerusakan hutan di Indonesia mencapai angka 3,8 juta hektare  pertahun...” Masih dari sumber yang sama Wikipedia mengatakan, “… Badan Penelitian Departemen Kehutanan menunjukkan angka Rp 83 milyar perhari sebagai kerugian finansial akibat penebangan liar.”

Data di atas tentunya membuat kita berpikir ulang untuk menggunakan printed material berbahan dasar kertas bukan?

Selain ramah lingkungan, komik digital ini juga hemat biaya. Kita bisa menghemat biaya percetakan, setting naskah, membuat plat, menjilid, pengepakan, pengeleman dan juga biaya menggandakan buku. Seperti yang kita tahu, bahwa komik digital pastinya sangat mudah digandakan dan disebarluaskan dibandingkan komik dalam bentuk printed material.
Komik digital juga sangat mudah diakses dimanapun dan kapan pun. Apalagi dengan hadirnya smart phone, belajar tak harus lagi membawa bahan belajar printed material yang memberatkan siswa. The information only in student’s hand!

Cara Pembuatan
Pembuatan komik diawali dengan pembuatan Garis Besar Program Media. Dimana disini kita menentukan Mata pelajaran apa yang akan dibuat komik digital, dan tentunya penentuan tujuan pembelajaran, materi, standar kompetensi, kompetensi dasar, dan juga indikator.
Tahap selanjutnya adalah membuat Story Boardyang merupakan penjabaran dari GBPM tadi dimana disitu pun sudah dimuat cerita (alur, tokoh, sudut pandang, visualisasi dan lain sebagainya). Story board ini lah yang akan memandu kita untuk membuat cerita yang utuh dalam komik digital dan tentunya sesuai dengan tujuan pembelajaran yang kita inginkan.
Teknis pembuatan komik digital ini tidak begitu sulit. Bagi yang sudah terbiasa menggambar, akan sangat mudah untuk membuatnya. Biasanya diawali dengan pembuatan sketsa, kemudian proses scanning, dan proses pewarnaan dan finishing menggunakan software grafis melalui komputer.

 Cara membuat komik digital dapat dilihat pada tayangan di bawah ini:

Senin, 15 Januari 2018

Evaluasi

Data PNS 2017

Microsoft Office 365

Office 365 is the brand name Microsoft uses for a group of subscriptions that provide productivity software and related services. For consumers, the subscription allows the use of Microsoft Office apps on Windows, macOS, iOS, Android and Windows 10 Mobile, provides storage space on the OneDrive file hosting service, and grants 60 Skype minutes per month. For business users, Office 365 also offers service subscriptions for e-mail and social networking services through hosted versions of Exchange Server, Skype for Business Server, SharePoint and Office Online, integration with Yammer.

After a beta test that began in October 2010, Microsoft launched Office 365 on June 28, 2011,[1] as a successor to Microsoft Business Productivity Online Suite (BPOS), originally aimed at corporate users. With the release of Microsoft Office 2013, Microsoft expanded Office 365 to include new plans aimed at different types of businesses, along with new plans aimed at general consumers wanting to use the Office desktop software on a subscription basis, and receiving updates to the software over the life of the subscription.[2]

In the fourth quarter of fiscal year 2017, Office 365 revenue overtook that of conventional license sales of Microsoft Office software for the first time.[3]


Source:
Wikipedia.org

Pembuatan Bahan Ajar Digital

Tayangan contoh pembuatan bahan ajar digital






Sumber :
http://smkn1panyingkiran.sch.id

TIME LINE OF IN HOUSE TRAINING SEAMOLEC





Jadual Kegiatan IN HOUSE TRAINING dari SEAMOLEC dapat dilihat pada gambar di bawah ini:





Blog sebagai media pembelajaran

Semakin berkembangnya tehnologi internet membuka wawasan bahwa informasi yang dibutuhkan dengan mudah dan cepat kita dapatkan. Dengan internet dapat dilakukan melampaui ruang dan waktu. Internet juga menyediakan fasilitas transaksi produk, tranformasi ilmu dan life style. Bahkan umur pun tidak membatasinya, yang tua bahkan yang belia dapat menembus keterbatasan di dunia ini.

Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan pengguna blog terbesar kedua di dunia setelah Inggris versi WordPress. Dalam enam bulan belakangan ini, setidaknya 143.108blog telah di-hosting oleh pengguna.

Menurut laporan dari Pew Internet & American Life Project, blog sudah menjadi hal yang lumrah. Pada tahun 2004, pembaca blog meningkat 58 persen, yaitu menjadi 27 persen dari keseluruhan pengguna Internet, atau 32 juta orang. 12 persen dari yang membaca blog juga aktif menambahkan komentar pada blog. (Kutipan dari CNet News.com).

Menurut Technocrati, salah satu mesin pencari blog, saat ini sedikitnya terdapat 112 juta blog per Desember 2007. Diantara pengguna blog adalah para remaja, mahasiswa, politisi, selebiritis, guru hingga anak-anak usia belia.

Dengan melihat situasi ini, sebagai guru kita dapat mencari peluang dengan memanfaatkan internet,salah satunya adalah blog  sebagai media pembelajaran. tentunya kita tidak ingin dikatakan sebagai guru JADUL (Jaman Dulu ).

Menurut Undang –undang no 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
dijelaskan bahwa guru harus mempunyai kompetensi, Kompetensi tersebut meliputi:

Kompetensi pedagogik
Kompetensi profesional;
Kompetensi sosial;
Kompetensi kepribadian;

Salah satunya guru harus memiliki kompetensi professional Yaitu kemampuan penguasaan materi pembelajaran secara luas dan mendalam yang memungkinkannya membimbing peserta didik memenuhi standar kompetensi.Salah satu poin dikatakan guru diharapkan “Menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran”

Yang kedua guru harus memiliki kompetensi sosial yaitu Kemampuan guru dalam komunikasi secara efektif dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua/wali, dan masyarakat sekitar. Salah satunya dikatakan guru diharapkan “Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) untuk berkomunikasi dan pengembangan diri “ Tentunya tidak berlebihan jika kita memanfaatkan internet sebagai media pembelajaran  berarti kita sudah melaksanakan Undang undang tersebut .

Dalam internet banyak fasilitas yang dapat digunakan sebagai sarana pembelajaran .Salah satu produk internet adalah BLOG. Weblog atau blog adalah istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diperbarui (update) secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang dianggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.

Blog merupakan teks dokumen, gambar, obyek media, dan data yang tersusun secara rapi dan menurut kronologi tertentu, yang dapat dilihat melalui browser internet dan biasanya berisi catatan atau jurnal pribadi

Blog dapat dikategorikan sebagai e-learning, dalam tulisannya Rosenberg (2001) beliau mengungkapkan bahwa e learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan.


Sumber
http://koesbio.guru-indonesia.net/artikel_detail-17550.html

Komik Digital

Mengapa Komik Digital? Definisi komik sendiri adalah bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar yang tidak bergerak dan disusun sedemik...